Policy and Advocacy

Panas! Purbaya Tolak Mentah-mentah Usulan Luhut Soal Family Office: Pakai Duit Sendiri Aja!

sustainabilitypioneers – Family Office menjadi sorotan panas dalam perdebatan kebijakan ekonomi nasional setelah usulan pembentukannya ditolak secara tegas oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Penolakan ini muncul karena ide tersebut dianggap tidak pantas jika menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Konsep Family Office awalnya digagas oleh Luhut Binsar Pandjaitan saat masih menjabat sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ide ini berangkat dari keberhasilan negara lain seperti Singapura dan Hong Kong dalam menarik dana investasi melalui Family Office. Namun Purbaya dengan tegas menyatakan bahwa pembangunan semacam itu harus menggunakan dana mandiri dan bukan dana publik. Sikap keras ini menjadi penanda bahwa arah kebijakan fiskal Indonesia sedang diarahkan untuk fokus pada program yang dianggap lebih mendesak dan tepat sasaran oleh Kementerian Keuangan.

Purbaya Tegas Tolak Family Office Pakai APBN

Family Office yang diusulkan oleh Luhut awalnya diharapkan dapat menjadi sarana untuk menarik investasi asing dalam jumlah besar. Namun rencana tersebut mendapatkan penolakan keras dari Purbaya. Ia menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan mengalihkan anggaran dari APBN untuk membiayai pembangunan Family Office. Dalam pernyataannya ia mempersilakan pihak Dewan Ekonomi Nasional jika ingin membangun Family Office menggunakan dana sendiri. Penegasan ini menunjukkan bahwa Kementerian Keuangan lebih memilih menjaga stabilitas fiskal negara daripada mendanai proyek yang belum jelas bentuk dan konsepnya. Purbaya bahkan menegaskan tidak terlibat dalam rencana tersebut serta mengaku belum memahami secara rinci mekanisme yang akan dijalankan oleh Family Office. Pandangannya ini memberi sinyal kuat bahwa kebijakan fiskal akan dijaga ketat agar tidak digunakan untuk proyek yang belum terbukti manfaat ekonominya secara konkret bagi masyarakat luas.

“Baca juga: Penemuan Heboh! Pohon Emas Ternyata Bukan Hoax! Pohon Ajaib dari Finlandia Utara Ini Bisa Hasilkan Emas”

Luhut Tetap Dorong Pendirian Family Office Nasional

Meski mendapat penolakan dari Purbaya rencana pembentukan lembaga pengelola dana keluarga terus didorong oleh Luhut. Ia berpendapat bahwa keberadaan lembaga ini bisa menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat keuangan baru di kawasan Asia. Luhut mencontohkan negara seperti Singapura yang telah memiliki lebih dari seribu lembaga serupa dan berhasil menarik investasi dalam jumlah fantastis. Ia juga menyebut potensi investasi yang dapat masuk ke Indonesia melalui skema tersebut mencapai ratusan miliar dolar Amerika. Dalam pandangan Luhut model seperti ini dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya tarik investor asing. Menurutnya pemerintah tidak boleh melewatkan peluang besar yang sudah dimanfaatkan oleh banyak negara. Walau begitu dorongan ini tetap memunculkan kontroversi karena banyak pihak menilai Indonesia harus memastikan kesiapan regulasi dan infrastruktur sebelum membangun pusat investasi skala besar.

“Simak juga: Katy Perry dan Justin Trudeau Kepergok Mesra di Yacht Mewah, Tanda Cinta Mereka Kian Terbuka?”

Fokus Anggaran Negara Ditegaskan Purbaya

Dalam penjelasannya Purbaya menyatakan bahwa pemerintah hanya akan memberikan anggaran untuk program yang jelas arah dan manfaatnya. Ia menyebut pelaksanaan program negara harus tepat waktu tepat sasaran dan tidak boleh ada kebocoran dana. Oleh karena itu proyek seperti Family Office tidak akan mendapatkan prioritas pembiayaan dari APBN. Purbaya juga menegaskan bahwa semua program yang didanai negara akan diawasi secara ketat untuk memastikan efisiensi dan akuntabilitas. Pandangan ini memperlihatkan sikap kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran publik. Fokus anggaran akan diarahkan pada sektor yang secara langsung memberi dampak positif bagi masyarakat luas. Penolakan ini bukan sekadar langkah politik melainkan juga bentuk tanggung jawab terhadap stabilitas keuangan negara yang sedang dihadapkan pada tantangan ekonomi global.

Arah Kebijakan Investasi Indonesia Dipertaruhkan

Rencana pembentukan Family Office membawa perdebatan besar mengenai arah kebijakan investasi nasional. Pemerintah berada di persimpangan antara menjaga ketat penggunaan anggaran negara atau membuka peluang investasi dengan mekanisme baru. Luhut yang terus mendorong pembentukan Family Office berusaha menarik investor global dengan skema pajak yang lebih fleksibel. Sementara Purbaya memilih menjaga anggaran negara dari pembiayaan proyek yang dianggap belum jelas efektivitasnya. Situasi ini menggambarkan perbedaan strategi dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompetitif. Di satu sisi Indonesia ingin menarik modal asing dalam jumlah besar di sisi lain prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan negara tetap dijaga. Perdebatan ini menunjukkan bagaimana kebijakan investasi dapat menentukan arah pembangunan ekonomi Indonesia di masa mendatang.

Artikel ini bersumber dari cnnindonesia dan untuk lebih lengkapnya kalian bisa baca di sustainabilitypioneers
Penulis : Sarah Azhari
Editor : Anisa

Recent Posts

Bank Sampah Energi: Gerakan Komunitas Ubah Limbah Jadi Biogas

Sustainability Pioneers menyoroti bagaimana bank sampah energi biogas muncul sebagai gerakan sosial yang mengubah limbah organik rumah tangga menjadi sumber…

3 hours ago

Dokumenter Hidrogen dan Energi Listrik: Klaim Besar atau Realitas?

Sustainability Pioneers dokumenter baru tentang hidrogen dan energi listrik memicu perdebatan soal masa depan energi bersih. Hidrogen dan energi listrik…

4 days ago

Mobil Listrik 2025: Infrastruktur Pengisian Sudah Siap?

Sustainability Pioneers infrastruktur pengisian mobil listrik menjadi fokus utama menjelang 2025 seiring peningkatan penjualan kendaraan listrik di Indonesia. Percepatan Infrastruktur…

1 week ago

Peran Teknologi AI dalam Mempercepat Transisi Energi Global

Sustainability Pioneers Perkembangan energi bersih meningkat pesat karena teknologi AI percepat transisi di berbagai sektor strategis. Dampak Awal Teknologi dalam…

2 weeks ago

Laporan Terbaru: Peningkatan Energi Terbarukan Global Tiga Kali Lipat, China Memimpin

sustainabilitypioneers – Investasi dan instalasi energi terbarukan (Renewable Energy), khususnya energi surya dan angin, di seluruh dunia kini mengalami pertumbuhan…

2 weeks ago

Menuju Net Zero: Komitmen MedcoEnergi Turunkan Emisi 1,5 Juta Ton dan Pimpin Transisi Energi Asia Tenggara

sustainabilitypioneers – Sektor energi merupakan salah satu penentu utama dalam upaya global mengurangi dampak perubahan iklim. Di Asia Tenggara, MedcoEnergi…

2 weeks ago
sekumpul faktascarlotharlot1buycelebrexonlinebebimichaville bloghaberedhaveseatwill travelinspa kyotorippin kittentheblackmore groupthornville churchgarage doors and partsglobal health wiremclub worldshahid onlinestfrancis lucknowsustainability pioneersjohnhawk insunratedleegay lordamerican partysckhaleej timesjobsmidwest garagebuildersrobert draws5bloggerassistive technology partnerschamberlains of londonclubdelisameet muscatinenetprotozovisit marktwainlakebroomcorn johnnyscolor adoactioneobdtoolgrb projectimmovestingelvallegritalight housedenvermonika pandeypersonal cloudsscreemothe berkshiremallhorror yearbooksimpplertxcovidtestpafi kabupaten riauabcd eldescansogardamediaradio senda1680rumah jualindependent reportsultana royaldiyes internationalpasmarquekudakyividn play365nyatanyata faktatechby androidwxhbfmabgxmoron cafepitch warsgang flowkduntop tensthingsplay sourceinfolestanze cafearcadiadailyresilienceapacdiesel specialistsngocstipcasal delravalfast creasiteupstart crowthecomedyelmsleepjoshshearmedia970panas mediacapital personalcherry gamespilates pilacharleston marketreportdigiturk bulgariaorlando mayor2023daiphatthanh vietnamentertain oramakent academymiangotwilight moviepipemediaa7frmuurahaisetaffordablespace flightvilanobandheathledger centralkpopstarz smashingsalonliterario libroamericasolidly statedportugal protocoloorah saddiqimusshalfordvetworkthefree lancedeskapogee mgink bloommikay lacampinosgotham medicine34lowseoulyaboogiewoogie cafelewisoftmccuskercopuertoricohead linenewscentrum digitalasiasindonewsbolanewsdapurumamiindozonejakarta kerasjurnal mistispodhubgila promoseputar otomotifoxligaoxligaidnggidnppSyair TotoIBS HospitalKotobnaSafety ProgramsTeh Botol SosroFruit Tea Worldautopark serviceklungbaansafety infoweb designvrimsshipflorida islandtriple ibusinessThermal-Detectiontips baca pola jepericard pedagang pentol jepecuma dari modal jual gorenganformula rahasia wendi di gameini alasan master juan bermainkemenangan tak terduga di gamelucky petantang petenteng dioxliga menjadi pilihan para pemainpacar sewaan di tangerangpenjual bebek bakar di cipondohdengan mengunakan ritme polatrik tektok di casino baccaratanaconda gold menjadi gameangga kedapatan jepe 60 jutabilly sambil makan nasi padangdari ratusan ribu putaranformula cerdik dari mikel di gameiseng main di oxliga saepulmatrono awal di remehkan temanpengalaman tak terlupakan daritanpa settingan rumit laporanakbar susah di bilangain setelahkemenangan spektakuler dari samuelkilas balik trik yang di pakaioxliga membuktikan casino baccaratpola andalan trik spin pintarradit sukses bongkar strukturstrategi bermain baccarat casinotak hanya princess yang memberikantaktik beli fitur gratis agartrik pola amanah untuk mendapatkandulu adi di remehkanhanya mengunakan feeling robbykisah inspiratif dari sumanto saatkurir makanan di tangerang berhasilmamung tukang mainan sekolahnael cuma dengan gopayrangga berhasil temukan polaricky dengan mengunakan trik iniriko pemuda medan rumus rahasiapetani di bogor jadi sultanzombie party dengan sensasitutor menguasai fitur doublegame capsa susun paling gampanglangkah cerdas seorang kuli panggulmomentum tak terduga di gamepekerja semir sepatu kedapatansandi pemain pemula baru pertamaseru menggali emas bisataktik bermain baccarat speedtrik bermain game gacortrik tersembunyi dari game tembak