Energy Transition

Opini: Gas Bumi Tulang Punggung Energi Nasional dalam Hilirisasi dan Transisi Energi

sustainabilitypioneers – Pemerintah Indonesia saat ini memprioritaskan dua kebijakan nasional yang krusial: program hilirisasi migas dan transisi energi. Dalam konteks kedua kebijakan besar ini, posisi sektor gas bumi nasional terutama keberadaan Wilayah Kerja (WK) gas domestik memegang peranan yang sangat strategis. Mengapa sektor Gas Bumi Tulang Punggung Energi Nasional? Karena dengan mengoptimalkan WK gas domestik, manfaat ekonomi dari hilirisasi dan target penurunan emisi dalam transisi energi dapat dicapai secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Kontribusi Hulu Gas dan Temuan Cadangan Baru

Industri hulu gas telah lama memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan ekonomi dan energi Indonesia. Namun, seiring dengan implementasi hilirisasi dan transisi energi, peran ini berpotensi meningkat drastis. Pertumbuhan kontribusi ini didukung oleh peningkatan investasi yang masif:

  • Peningkatan Investasi: Investasi hulu migas tercatat melonjak dari $10,47 miliar pada 2020 menjadi $15,33 miliar pada 2024.
  • Multiplier Effect: Indeks multiplier industri hulu gas juga meningkat dari 4,98 menjadi 6,56, menunjukkan bahwa manfaat ekonomi yang tercipta kini 6,56 kali lipat dari nilai investasi yang ditanamkan.

Peningkatan investasi ini berbuah manis dengan ditemukannya sejumlah cadangan gas bumi besar dalam beberapa tahun terakhir. Temuan-temuan raksasa seperti Layaran-1 (6 TCF), Timpan-1 (5-6 TCF), dan Geng North-1 (5 TCF) menegaskan bahwa Gas Bumi Tulang Punggung Energi Nasional memiliki prospek cerah, dengan total cadangan (proven + potential) mencapai 51,98 TCF hingga Juni 2025.

Peran Kunci Gas dalam Program Hilirisasi

Program hilirisasi migas, yang mencakup 8 sektor dan 28 komoditas, menempatkan gas sebagai salah satu komoditas bahan baku utama. Kebutuhan gas untuk berbagai proyek hilirisasi seperti Pupuk Iskandar Muda III, GRR Tuban, hingga Petrokimia Masela diperkirakan mencapai sekitar 1.078 MMSCFD. Dampak ekonomi dari hilirisasi ini diproyeksikan sangat besar hingga 2040:

  • Peningkatan investasi sekitar $618 miliar.
  • Peningkatan ekspor sekitar $858 miliar.
  • Penyerapan lebih dari 3 juta tenaga kerja.

Namun, manfaat ekonomi ini akan jauh lebih optimal jika disokong oleh produksi dalam negeri. Studi menunjukkan, penggunaan Gas Bumi Tulang Punggung Energi Nasional dari produksi domestik di industri petrokimia dapat meningkatkan indeks multiplier effect hingga 5,28 kali dibandingkan dengan menggunakan gas impor.

“Baca juga: Perdebatan Status: Mengapa Trend Asia Nilai PLTSa Bukan EBT dan Tak Ideal untuk Transisi Energi”

Gas sebagai Jembatan Transisi Energi

Selain hilirisasi, gas juga memainkan peran penting sebagai “jembatan” menuju Net Zero Emission (NZE) 2060. Transisi energi yang langsung mengganti energi fosil dengan Energi Baru Terbarukan (EBT) berpotensi menekan daya beli masyarakat karena harga EBT umumnya relatif lebih mahal hingga mencapai break-even point. Di sinilah gas bumi berperan: ia memungkinkan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) tetap berjalan sambil menjaga daya beli pengguna energi. Jika 50% volume konsumsi minyak bumi dan batu bara di Indonesia dikonversi menggunakan gas bumi, simulasi menunjukkan penurunan emisi dapat mencapai sekitar 159,51 juta ton CO2e. Angka ini setara dengan sekitar 50,8% dari total target penurunan emisi sektor energi Indonesia (358 juta ton CO2e).

Tantangan yang Harus Segera Dibereskan

Posisi strategis Gas Bumi Tulang Punggung Energi Nasional hanya akan terwujud optimal jika pemerintah segera mengatasi sejumlah tantangan di industri gas, termasuk:

  1. Keterbatasan ketersediaan infrastruktur.
  2. Kepastian investasi yang masih terbatas.
  3. Keterbatasan akses pasar.
  4. Kebijakan harga gas yang belum proporsional bagi para pihak.

Penyelesaian masalah-masalah ini akan memastikan industri hulu gas bumi nasional benar-benar menjadi tulang punggung yang kokoh bagi implementasi program hilirisasi dan transisi energi di masa depan.

Artikel ini bersumber dari cnbcindonesia dan untuk lebih lengkapnya kalian bisa baca di sustainabilitypioneers
Penulis : Sarah Azhari
Editor : Anisa

Recent Posts

Energi Terbarukan Ekonomi Global Menciptakan 13 Juta Lapangan Kerja Baru

Sustainability Pioneers - Investasi energi terbarukan ekonomi global mencapai rekor tertinggi 1,8 triliun dolar AS pada tahun 2023, menciptakan 13,7…

4 days ago

Peran Indonesia dalam Peta Jalan Energi Terbarukan Asia Tenggara 2026

Sustainability Pioneers - Energi terbarukan Asia Tenggara memasuki fase penentuan menjelang 2026, dengan Indonesia menempati posisi strategis sebagai pasar terbesar…

6 days ago

Pendekatan Lokal untuk Efisiensi Energi Rumah Tangga Modern

Sustainability Pioneers - Efisiensi energi rumah tangga kini semakin penting karena kenaikan biaya listrik dan tekanan terhadap lingkungan mendorong keluarga…

1 week ago

Transisi Energi di ASEAN: Kolaborasi Regional dalam Dokumenter

Sustainability Pioneers - Dokumenter terbaru menempatkan transisi energi di ASEAN sebagai fokus utama, menyoroti upaya kolaborasi regional dalam mengurangi ketergantungan…

2 weeks ago

Dokumentasi Lengkap Proyek Panel Surya Terapung di Danau Jawa

Sustainability Pioneers - Proyek panel surya terapung di Danau Jawa mulai masuk tahap komisioning, menandai babak baru pemanfaatan energi surya…

2 weeks ago

Strategi Energi Terbarukan untuk Memperkuat Ketahanan Energi Nasional

Sustainability Pioneers - Pemerintah dan pelaku industri menempatkan energi terbarukan ketahanan energi sebagai fokus utama untuk mengurangi ketergantungan pada impor…

3 weeks ago
sekumpul faktaradar puncakinfo traffic idTAKAPEDIAKIOSGAMERLapakgamingBangjeffSinar NusaRatujackNusantarajackscarlotharlot1buycelebrexonlinebebimichaville bloghaberedhaveseatwill travelinspa kyotorippin kittentheblackmore groupthornville churchgarage doors and partsglobal health wiremclub worldshahid onlinestfrancis lucknowsustainability pioneersjohnhawk insunratedleegay lordamerican partysckhaleej timesjobsmidwest garagebuildersrobert draws5bloggerassistive technology partnerschamberlains of londonclubdelisameet muscatinenetprotozovisit marktwainlakebroomcorn johnnyscolor adoactioneobdtoolgrb projectimmovestingelvallegritalight housedenvermonika pandeypersonal cloudsscreemothe berkshiremallhorror yearbooksimpplertxcovidtestpafi kabupaten riauabcd eldescansogardamediaradio senda1680rumah jualindependent reportsultana royaldiyes internationalpasmarquekudakyividn play365nyatanyata faktatechby androidwxhbfmabgxmoron cafepitch warsgang flowkduntop tensthingsplay sourceinfolestanze cafearcadiadailyresilienceapacdiesel specialistsngocstipcasal delravalfast creasiteupstart crowthecomedyelmsleepjoshshearmedia970panas mediacapital personalcherry gamespilates pilacharleston marketreportdigiturk bulgariaorlando mayor2023daiphatthanh vietnamentertain oramakent academymiangotwilight moviepipemediaa7frmuurahaisetaffordablespace flightvilanobandheathledger centralkpopstarz smashingsalonliterario libroamericasolidly statedportugal protocoloorah saddiqimusshalfordvetworkthefree lancedeskapogee mgink bloommikay lacampinosgotham medicine34lowseoulyaboogiewoogie cafelewisoftmccuskercopuertoricohead linenewscentrum digitalasiasindonewsbolanewsdapurumamiindozonejakarta kerasjurnal mistispodhubgila promoseputar otomotifoxligaidnggidnppidnppidnggarenaidnppIBS Hospitaliaspappropertiautopark serviceweb designvrimsshipflorida islandcanadianlickatsu shironrj radio